Pengolahan Tomat Menjadi Saus sebagai Upaya Ketahanan Pangan Pasca Panen Tomat di Pesantren Lakyar Dakwah
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajpkm.v4i1.212Kata Kunci:
Ketahanan pangan, Pemanfaatan lahan, Saus tomat, Pemberdayaan santriwati.Abstrak
Ketahanan pangan menjadi tantangan bagi pesantren yang memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di Markaz Penghafal Al-Qur'an Yayasan Layar Dakwah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Metode yang diterapkan meliputi pembuatan bedengan, pemilihan bibit unggul, serta pemeliharaan tanaman secara efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kosong mampu meningkatkan produktivitas pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan eksternal. Produktivitas tertinggi diperoleh tanaman tomat sebesar 2,25 kg/m², diikuti cabai merah 1,75 kg/m² dan bawang merah 1,25 kg/m². Untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen, santriwati diberikan pelatihan mengolah tomat menjadi saus yang lebih tahan lama, serta pembekalan mengenai pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini meningkatkan keterampilan santriwati dalam mengolah hasil panen, menghasilkan produk bernilai ekonomi, serta membuka peluang usaha yang dapat menjadi sumber pendapatan dan mendukung ketahanan pangan pesantren.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Ridha, Adinda Juwita Nasution, Nurdiana Nurdiana, Riana Puspita , Jufrizal Jufrizal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













