Pemberdayaan Masyarakat Berdampak Bencana Banjir Bandang dalam Mengelolah Air Bersih Untuk Memenuhi Kebutuhan Air bersih Paska Bencana Banjir Bandang yang Melanda Aceh Tamiang
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajpkm.v4i1.227Kata Kunci:
Banjir, Bencana, Air Bersih, Saringan, Aceh TamiangAbstrak
Permasalahan paska bencana banjir bandang dan tanah longso yang paling besar salah satunya adalah pengadaan air bersih. Ketersediaan air bersih sangatlah penting, karena dengan adanya air bersih masyarakat yang terdampak bencana sangat terbantu terutama untuk mengkonsumsi air bersih dalam kehidupan kedepan paska bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang.Pengabdian Kepada Masyarakat yang di lakukan Tim Dosen Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan, yang datang langsung ke kabupaten tamiang yang terkena bencana banjir bandang. Digunakan metode mencakup edukasi, pelatihan pembuatan alat saringan sederhana atau filtrasi, serta uji coba hasil penyaringan air dari sumber lokal yang ada di daerah yang berdampak bencana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode saringan/filtrasi dengan media kerikil, pasir, arang aktif, kapas dan ijuk mampu meningkatkan kualitas air secara visual dan sensorik. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketersediaan air layak konsumsi bagi masyarakat yang berdampak bencana banjir bandang khususnya di daerah aceh tamiang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dafid Ginting , Yuris Danilwan, Lilis Lilis, Aja Avriana Said, Yuna Sutria, Taruna Taruna, Dina Rispianti, Suratni Suratni, Fadiyah Hani Sabilah, Syarifur Ridho, Eka Fransiska, Irma Handayani, Fahmi Rinaldi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













