Pemberdayaan Masyarakat Padurenan Berbasis Experiential Literacy Learning untuk Mewujudkan Desa Bordir Berdaya
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajpkm.v3i3.337Kata Kunci:
Pemberdayaan Masyarakat, Literasi, Desa Cerdas, Industri Bordir, Ekonomi KreatifAbstrak
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HIMATIKA Universitas Muria Kudus berfokus pada pemberdayaan masyarakat Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus melalui pendekatan Experiential Literacy Learning untuk mewujudkan Desa Cerdas berbasis industri kreatif bordir. Program ini dilatarbelakangi oleh potensi besar Desa Padurenan sebagai sentra bordir yang menghadapi tantangan berupa rendahnya minat generasi muda, keterampilan teknis yang terbatas, serta lemahnya strategi pemasaran. Melalui pendirian Pojok Literasi Bordir, kegiatan meliputi sosialisasi program, pelatihan teknik bordir modern, penerapan teknologi digital, pelatihan e-commerce dan etalase digital, pelatihan pengelolaan keuangan sederhana, serta penguatan kemampuan komunikasi melalui public speaking. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, literasi digital, dan keterampilan wirausaha peserta. Selain itu, terjalin kolaborasi antara pelaku usaha lama dan generasi muda yang menghasilkan inovasi produk kreatif berbasis kearifan lokal bernilai ekonomi tinggi. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama serta jejaring pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan daya saing industri bordir Desa Padurenan, tetapi juga menjadi contoh implementasi Desa Cerdas berkelanjutan yang mengintegrasikan literasi, teknologi, budaya, dan ekonomi kreatif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Galeh Febrian, Muhammad Raihan Aqila, Qorri 'Aina Putri, Jayanti Putri Purwaningrum

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













