Produk Ekologis Berbasis PAR: Pemanfaatan Tawas untuk Deodoran Alami di Desa Tirtomarto Klaten
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajpkm.v4i2.535Kata Kunci:
BSI Explore, Deodoran alami, Participatory Action Research (PAR), Tawas, TirtomartoAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam program BSI explre ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader PKK Desa Tirtomarto, Cawas, Klaten dalam memproduksi deodoran semprot berbasis tawas yang stabil, aman, dan higienis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadatkan dalam lokakarya intensif satu hari, melibatkan 30 peserta. Rangkaian siklus PAR meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan mutu, dan refleksi bersama. Hasil evaluasi kognitif menunjukkan lonjakan pemahaman mitra yang sangat signifikan sebesar 73,36%, di mana nilai rata-rata pre test meningkat dari 50,16 menjadi 86,96 pada post test. Dari aspek mutu sediaan, penerapan rasio formula baku 1:4 (tawas akuades) dengan tambahan gliserin terbukti stabil secara organoleptik, bebas dari endapan kristal, dan memiliki nilai pH aman bagi kulit sensitif (5,5–5,6). Secara sosio ekonomi, metode PAR berhasil membangun kepercayaan diri kelompok untuk memproduksi deodoran mandiri dengan biaya sangat ekonomis (Rp3.500/botol). Kegiatan ini sukses meletakkan fondasi keterampilan wirausaha kosmetik hijau yang berkelanjutan bagi komunitas lokal.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fauziadnan Nugraha Saputra, Aliya Safira Rais, Aima Ledyana Sari, Muhammad Habib Bangkit Utomo, Resya Sahroni Putri, Putri Fiky 'Amalina, Heribertus Ary Setyadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













