Asesmen Model dan Struktur Rumah Prafabrikasi Tahan Gempa Untuk Korban Bencana Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajpkm.v4i1.394Kata Kunci:
Rumah prafabrikasi, Tahan gempa, Pascabencana, Konstruksi modular, IndonesiaAbstrak
Indonesia memiliki risiko bencana alam yang sangat tinggi, khususnya gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor, yang sering menimbulkan kerusakan infrastruktur dan kehilangan tempat tinggal. Penyediaan hunian darurat pascabencana sering terhambat oleh keterbatasan waktu, biaya, dan standar konstruksi. Kegiatan ini bertujuan melakukan asesmen model, struktur, proses manufaktur, dan material rumah prafabrikasi tahan gempa produksi Kinghouse Modular House Technology Co., Ltd, Guangzhou, China, untuk mengkaji kesesuaian dengan kondisi geografis, sosial, dan standar konstruksi Indonesia (SNI 1726:2019). Metode pelaksanaan mencakup koordinasi, studi literatur, observasi langsung proses produksi, analisis teknis desain dan struktur, serta penyusunan rekomendasi adaptasi. Hasil asesmen menunjukkan bahwa rumah modular Kinghouse—berbahan rangka baja galvanis profil C, panel sandwich EPS, sambungan baut, dan atap anti-karat—memiliki keunggulan ringan, mudah dirakit, serta layak untuk implementasi di daerah rawan bencana. Rekomendasi utama mencakup modifikasi desain sesuai standar nasional, penyesuaian material untuk iklim tropis, serta pengembangan unit modular multifungsi. Studi ini memberikan kontribusi teknis dan strategis bagi pemerintah, industri, dan masyarakat dalam pengadaan hunian pascabencana yang cepat, aman, dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mulyadi Mulyadi, Sheila Hani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













