Proses Pengecoran Logam Menggunakan Media Cetakan Plastisin Dengan Bahan Timah
DOI:
https://doi.org/10.56862/irajtma.v3i2.117Kata Kunci:
Cetakan plastisin, Cacat coran, Kualitas, Logam timah.Abstrak
Pengecoran logam adalah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan untuk menghasilkan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi. Logam cair akan dituangkan atau ditekan ke dalam cetakan yang memiliki rongga cetak (cavity) sesuai dengan bentuk atau desain yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat pola cetakan menggunakan media plastisin serta mengetahui cacat yang terjadi pada hasil pengecoran, mengetahui kekurangan dan kelebihan menggunakan cetakan plastisin dan mengetahui penyusutan yang terjadi pada hasil coran. Metode penelitian yang dilakukan pada pengecoran logam tersebut adalah metode experimen, dimana cetakan yang digunakan dari media plastisin. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil pengecoran yang memiliki beberapa cacat pada hasil akhir. Cacat yang terjadi yaitu porositas, permukaan yang kasar, dan mengalami penyusutan. Dimana hasil coran memiliki lubang lubang kecil yang diakibatkan oleh udara yang terperangkap pada saat penuangan logam cair. Permukaan coran yang kasar disebabkan oleh cetakan plastisin yang meleleh pada saat cairan logam dituangkan ke cetakan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengecoran menggunakan cetakan media plastisin kurang efektif karna pada saat proses pengecoran cetakan plastisin meleleh dan menyebabkan banyak cacat pada hasil pengecoran. Temperatur penuangan akan mempengaruhi tingginya porositas coran, di mana semakin tinggi temperatur penuangan menyebabkan porositas coran semakin tinggi.
Referensi
Aryanto, D., W. B. Widayatno, dan A. S. Wismogroho. 2021. "Karakterisasi Serbuk Timah Dari Sistem Atomisasi Gas Argon Panas–Sub Sistem Gas Alir Tabung Gas." Jurnal Rekayasa Mesin.
Bhirawa, Waspada Tedja. 2021. "Proses Pengecoran Logam Dengan Menggunakan Sand Casting." Jurnal Teknik Industri.
Dieter, G. E. 1987. Metalurgi Mekanik: Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Faisal Hariyanto, Achmad, dan Mochamad Arif Irfai. 2018. "Hubungan Variasi Temperatur Tuang Pada Pengecoran Logam Timah Dengan Porositas Hasil Coran." Jurnal Rekayasa Mesin 5 (1).
Firdaus. 2002. "Analisa Parameter Proses Pengecoran Squeeze Terhadap Cacat Porositas Produk Flens Motor Sungai." Jurnal Teknik Mesin 4 (1): 6–12.
Gultom, S., Ramadhan, A., & Mawardi, M. 2022. “Analisis pengecoran timah murni terhadap laju korosi.” Jurnal VORTEKS, 3(2): 247-250.
Khafiddin, A. 2014. "Analisis Hasil Pengecoran Logam Al-Si Menggunakan Lumpur Lapindo Sebagai Pengikat Pasir Cetak." Disertasi doktoral, Universitas Negeri Malang.
Sari, M., & Aziz, Y. 2016. Peningkatan Kreativitas Anak melalui Bermain Plastisin di Tk Satu Atap Sdn Lamlheu Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3).
Suprapto, Wahyono. 2017. Teknologi Pengecoran Logam. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Surdia, Tata, dan Kenji Chijiiwa. 1980. Teknik Pengecoran Logam. Jakarta: Pradnya Paramita.
Yulfitra, dan M. Z. Haris. 2022. “Pengaruh Temperatur Hardening Dengan Media Pendingin Udara Terhadap Sifat Mekanik Baut Pengikat Ban Truck (41Cr4)”. IRA Jurnal Teknik Mesin Dan Aplikasinya (IRAJTMA) 1 (1):1-10. https://doi.org/10.56862/irajtma.v1i1.3.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.